Cara Install Windows 7 Tanpa Harus Kehilangan Data

By | 20/06/2020
Share Button

Artikel tutorial kali ini yaitu bagaimana cara menginstall (ulang) windows 7 pada komputer maupun laptop. Jika ketika anda membeli laptop baru yang belum terinstal windowsnya maka anda bisa meng instalnya sendiri

Nah untuk bisa menggunakannya, anda perlu menginstall sistem operasi tersebut, semisal sistem operasi windows 7.

Seperti yang kita ketahui bahwa windows 7 merupakan salah satu sistem operasi windows yang sangat populer saat ini. Windows 7 sendiri dirilis untuk umum pada tahun 22 Oktober 2009.

Cara Instal Windows 7 untuk Pemula

Meskipun terdapat versi yang lebih baru yaitu windows 8 dan windows 10, windows 7 tetap banyak digemari oleh banyak orang. Dengan tampilan yang sederhana, ringan dan memiliki navigasi yang mudah membuat windows 7 masih tetap digemari oleh banyak orang. nah jika anda masih pemula dan ingin melakukan instalasi win 7 maka ikuti petunjuk berikut.

hal yang perlu anda persiapkan adalah

  1. Siapkan DVD Windows 7 terlebih dahulu, karena kita akan belajar cara menginstall windows 7 dari DVDROM. Jika anda tidak punya DVD Installer Windows 7, anda bisa menggunakan flashdisk sebagai alternatifnya.
  2. Setting BIOS agar booting dari CD/ DVD.
  3. Backup data-data penting terlebih dahulu. Data-data yang terletak di Local Disk C: seperti folder Documents, Downloads, Pictures dan Videos.
  4. Apakah yang anda install adalah laptop? Jika iya, saya sarankan colokkan charger laptop anda segera. Jangan sampai laptop kehabisan daya pada saat proses instalasi karena akan berdampak buruk pada laptop itu sendiri.

1. Setting BIOS agar Booting dari CD/ DVD

Umumnya komputer/ laptop biasanya booting pertama kali dari HDD. Maka dari itu, anda perlu mengaturnya terlebih dahulu agar booting pertama kali melalui CD/ DVD.

Agar komputer kita bisa melakukan loading dari CD/DVD instalasi, ikuti langkah Setting BIOS berikut ini : 
1. Restart komputer dan masuk kedalam sistem setting BIOS, caranya tergantung motherboard anda masing-masing, (biasanya dengan cara menekan tombol F1, F2, DEL, ESC, atau F10). Biasanya informasi tentang cara masuk ke sistem BIOS ini tertera pada POST screen saat komputer anda booting.
2. Setelah kita masuk ke BIOS setup akses lah menu untuk mengatur boot priority anda, letak menu ini berbeda-beda tergantung jenis BIOS atau motherboard yang anda gunakan (baca buku manual motherboard anda), intinya masuklah ke menu yang mengandung kata-kata “boot”, kemudian lihat di sana pasti ada tercantum urutan bootingnya (biasanya ada kata-kata boot priority, atau first device, first boot, boot squance).
Contoh-Contoh Setting BIOS Untuk setting BIOS award menu untuk mengatur boot priority tersebut dapat anda temukan di advance BIOS feature
Atau terkadang di temukan menu setting bios “boot” tersendiri, sehingga kita bisa langsung akses.
Atau Bagi pengguna pabrikan Dell , mungkin akan menemukan settingan Boot Priority (boot sequence) seperti gambar dibawah ini:
3. Atur prioritas booting agar CD-Room ada pada urutan pertama (paling atas) pada boot priority/first device/first boot/boot sequence. Dengan demikian optical drive (CD/DVD/Blue-Ray) yang lebih dulu di boot.
4. Jika sudah, tekan F10, pilih yes (Y) dan komputer anda akan restart.
5. Untuk yang memiliki tampilan BIOS berbeda, silahkan disesuaikan.
QUICK BOOT 
Untuk Motherboard pabrikan modern, sudah tersedia fitur quick boot, jadi tidak perlu melakukan setting pada BIOS hanya untuk melakukan booting lewat CD/DVD, yang perlu dilakukan hanya cukup dengan menekan tombol F12 saat POST screen muncul atau sebelum Boot Screen ditampilkan. Tombol yang harus ditekan mungkin saja berbeda pada milik anda, sekali lagi semua itu tergantung dari jenis BIOS dan motherboard, walaupun demikian anda bisa mendapatkan informasi tentang tombol mana yang harus ditekan untuk melakukan quick boot pada post screen, lihat contoh gambar dibawah ini, disana terdapat informasi bahwa kita harus menekan tombol F12 untuk mengakses boot menu (quick boot). Setelah berhasil mengakses quick boot atau boot menu, tinggal pilih device yang akan dibooting, untuk keperluan instalasi sistem operasi, pilihlah menu CD/DVD drive, gunakan tombol arrow keyboard untuk menggeser ke atas atau kebawah menu, selanjutnya tekan enter. Dan anda akan booting melalalui CD/DVD drive.
Keuntungan menggunakan setting bios quick boot ini adalah anda dapat secara cepat mengakses boot menu tanpa masuk ke BIOS setup, selain itu ini hanya berlaku untuk satu sesi saja, jadi saat restart komputer berikutnya komputer anda akan kembali melakukan booting lewat hard disk. Hal ini berbeda dengan saat anda melakukan setting boot priority melalui BIOS setup, karena settingnya bersifat permanen, artinya anda harus mengembalikannya secara manual jika anda ingin kembali meletakan hard disk pada urutan pertama boot priority.
Fitur ini tidak terdapat pada semua jenis motherboard, untuk itu sekali lagi periksa buku manual motherboard anda apakah fitur ini tersedia atau tidak

2. Langkah-langkah Cara Install Windows 7

Baiklah, setting BIOS agar booting dari CD/ DVD selesai. Sekarang waktunya instalasi windows 7. Menginstall windows 7 tidaklah sulit, silakan ikuti langkah-langkah berikut ini dengan seksama .

  • Langkah pertama, tekan sembarang tombol untuk memulai instalasi.

  • Silakan pilih Indonesian (Indonesia) pada Time and currency format. Untuk Language to install dan Keyboard or input method biarkan default. Kemudian pilih Next.

  • Untuk memulai instalasi windows 7. Pilih Install now.

  • Centang I accepted the license terms, kemudian pilih Next.

 

  • Saya anggap anda saat ini sedang belajar menginstall sistem operasi windows 7 untuk pertama kalinya. Jadi, silakan pilih Custom (advanced).

  • Jika anda ingin melakukan install ulang, downgrade maupun upgrade sistem operasi windows sekaligus ingin data-data pada partisi lain tidak hilang, cukup delete Disk 0 Partition 2 (partisi C:) dan Disk 0 Partition 1 : System Reserved, nanti otomatis kedua partisi yang anda delete tadi menjadi Unallocated Space.
  • Silakan buat partisi baru lagi (secara otomotis, partisi tersebut menjadi Disk 0 Partition 2) dan jadikan Disk 0 Partition 2 sebagai lokasi instalasi windows 7, kemudian Next. Bingung? Simak gambar gif dibawah ini. (Jika anda menggunakan ponsel saat membaca tutorial ini, disarankan anda menggunakan browser Chrome atau Mozilla agar gambar gif bergerak dengan sempurna)

Bagi yang ingin melakukan install ulang, downgrade maupun upgrade ke windows 7 sekaligus tidak ingin data-data di partisi lain hilang, silakan lewati langkah nomor 7-10. Dan bagi anda yang pertama kali melakukan instalasi windows 7 sekaligus yang HDDnya masih mulus dan belum terinstall sistem operasi windows sebelumnya, silakan lewati langkah nomor 6 ini.

  • Langkah selanjutnya yaitu mempartisi ruang harddisk. Pilih Drive options (advanced) > New. Lalu tentukan ukuran partisi/ drive tersebut. Kemudian pilih Apply jika sudah selesai.

  • Pilih OK untuk pembuatan system files windows atau yang biasa disebut system reserved partition saja.

  • Silakan buat 2 partisi dengan cara yang sama seperti langkah nomor 7. Sebenarnya, berapa banyak partisi tergantung selera masing-masing. Pada tutorial kali ini, saya hanya membuat 2 partisi.

  • Silakan pilih Disk 0 Partition 2 sebagai lokasi instalasi windows. Kemudian pilih Next. Sebenarnya, anda bisa memilih lokasi instalasi dimana saja, tapi saya sarankan anda letakkan di Disk 0 Partition 2.

  • Proses instalasi windows 7 berlangsung. Proses ini memakan waktu kurang lebih 20 menit. Selama proses berlangsung, komputer akan reboot/ restart dengan sendirinya beberapa kali.

  • Jangan tekan tombol apapun pada keyboard! Hal tersebut akan menyebabkan anda mengulangi proses instalasi dari awal.

3. Memberi Nama Komputer dan Setting Pengaturan

 

  1. Langkah selanjutnya yaitu memasukkan nama pengguna dan nama komputer. Kemudian pilih Next.
  2. Langkah berikutnya yaitu membuat password untuk akun Windows. Saran saya, buatlah password yang kuat dengan kombinasi angka dan simbol. Sedangkan untuk password hint, isikan kata atau kalimat yang membantu anda mengingat password anda tersebut. Jika anda tidak ingin menambahkan password, biarkan saja kosong. Kemudian pilih Next.
  3. Silakan masukkan product key windows 7, kemudian pilih Next. Jika tidak mempunyai product key, anda bisa lewati langkah berikut ini tanpa memasukkan product key. Tetapi, tanpa aktivasi product key, anda hanya dapat menggunakan Windows 7 selama masa trial (30 hari). Selanjutnya pilih Next.
  4. Untuk Windows Update, silakan pilih Ask me later. Anda bisa memilih Use recommended settings jika DVD windows 7 yang anda miliki original. Tetapi jika tidak, saya sangat menyarankan pilih Ask me later.
  5. Untuk Time zone/ zona waktu. Pilih (UTC+07:00) Bangkok, Hanoi, Jakarta.
  6. Langkah berikutnya yaitu menentukan lokasi jaringan. Silakan pilih Public Network.
  7. Well ! Proses instalasi windows 7 selesai. 🙂

 

 

 

 

Admin
Author: Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *